HUKUM PIDANA INTERNASIONAL SEBAGAI INSTRUMEN PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA GLOBAL: TINJAUAN KRITIS ATAS PERAN DAN EFEKTIVITAS MAHKAMAH PIDANA INTERNASIONAL

Authors

  • Salsa Widya Damayanti Sekolah Tinggi Hukum Bandung Author
  • Mas Putra Zenno Januarsyah Sekolah Tinggi Hukum Bandung, Bandung, Indonesia Author

Keywords:

Hukum Pidana Internasional, Hak Asasi Manusia, Mahkamah Pidana Internasional, Kejahatan Internasional, Perlindungan HAM

Abstract

Hukum pidana internasional berkembang sebagai respons terhadap kebutuhan global untuk menanggulangi kejahatan-kejahatan luar biasa yang mengancam martabat manusia dan ketertiban dunia, seperti genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, dan agresi. Keberadaan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sebagai lembaga permanen memperkuat prinsip pertanggungjawaban pidana individu, yang memungkinkan aktor negara maupun non-negara diadili atas pelanggaran HAM berat. Artikel ini mengkaji peran hukum pidana internasional sebagai alat perlindungan hak asasi manusia melalui pendekatan yuridis-normatif dan analisis terhadap praktik ICC serta tribunal ad hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum pidana internasional memiliki potensi besar dalam menegakkan keadilan global, efektivitasnya masih dibatasi oleh kendala struktural, politis, dan kelemahan eksekusi hukum. Artikel ini merekomendasikan penguatan struktur hukum internasional, perluasan ratifikasi Statuta Roma, serta reformasi sistem rujukan Dewan Keamanan PBB agar hukum pidana internasional dapat berfungsi secara optimal sebagai instrumen keadilan dan perlindungan HAM di era modern.

Published

2026-03-12

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.